Berita
Home / Berita
Rakor Enam Kegiatan Pendampingan Perkuat Tata Kelola Kesehatan Kabupaten Balangan
Rabu, 9 September 2026
Balangan, 9 September 2026 — Penguatan tata kelola menjadi salah satu fokus penting dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan kesehatan di Kabupaten Balangan. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Enam Kegiatan Pendampingan Tata Kelola Kesehatan yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Rabu (9/9/2026).
Rakor diikuti oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan bersama jajaran terkait, di antaranya unsur Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), serta YANSDK. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Dr. dr. Meitria Syahadatina Noor, M.Kes sebagai pendamping.
Pertemuan ini menjadi forum untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas pelaksanaan enam kegiatan pendampingan yang berkaitan dengan tata kelola kesehatan. Kehadiran lintas bidang dalam rakor menunjukkan pentingnya keterpaduan dalam mengelola program kesehatan, sehingga pelaksanaannya tidak berjalan secara sektoral.
Pembahasan diarahkan pada upaya memastikan tata kelola program kesehatan berjalan lebih terarah, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan hingga evaluasi. Pendampingan juga menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperbaiki serta menyusun langkah tindak lanjut yang dapat diterapkan di lapangan.
Sekretaris Dinas Kesehatan menekankan pentingnya koordinasi antarbidang dalam memastikan setiap program memiliki arah dan pelaksanaan yang jelas. Sinergi antara Kesmas, P2P, YANSDK, dan unsur terkait diperlukan agar berbagai kegiatan kesehatan dapat saling mendukung dan menghasilkan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Sementara itu, kehadiran Dr. dr. Meitria Syahadatina Noor, M.Kes sebagai pendamping memberikan penguatan dalam proses pendampingan tata kelola. Pendampingan diharapkan dapat membantu jajaran Dinas Kesehatan dalam melihat pelaksanaan program secara lebih sistematis, sekaligus mendorong perbaikan berdasarkan hasil evaluasi dan kondisi di lapangan.
Rakor juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam pelaksanaan enam kegiatan pendampingan. Setiap unsur diharapkan dapat memahami peran dan tanggung jawabnya sehingga proses pendampingan dapat ditindaklanjuti secara konkret.
Penguatan tata kelola tidak hanya ditujukan untuk memenuhi aspek administrasi, tetapi juga memastikan proses penyelenggaraan program kesehatan memiliki perencanaan yang jelas, dapat diukur, serta mampu memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Melalui rakor ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan mendorong agar hasil pendampingan dapat diterjemahkan menjadi langkah perbaikan di masing-masing bidang. Koordinasi dan evaluasi secara berkelanjutan menjadi kunci agar berbagai program kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan keterlibatan lintas bidang serta dukungan pendampingan, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan terus memperkuat tata kelola sebagai fondasi dalam mewujudkan penyelenggaraan kesehatan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.