BALANGAN, TERSISA 2 KASUS HIV

Admin Rabu, 21/12/2016 Internal 825 hits

Paringin- Dari 11 Kasus HIV/AIDS yang ditemukan sepanjang tahun 2010 sampai 2016 di Kabupaten Balangan tersisa 2 penderita yang masih ada, semoga tidak terjadi lagi penambahan.

Taman Hijau Balangan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan H.A. Nasa’i, S.Kep, MM ditemui diruang kerjanya, Rabu (21/12/2016) mengungkapkan, selama ini Dinas Kesehatan memang selalu menemukan kasus HIV/AIDS dengan stadium IV dimana kekebalan tubuh penderita sudah sangat menurun sehingga sudah tidak bisa tertangani dengan lebih baik.

“Dari 11 Kasus yang ditemukan sekarang ini, 9 penderita telah meninggal dunia, sehingga tersisa 2 penderita HIV saja lagi, semoga tidak terjadi penambahan jumlah lagi,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kedua penderita tersebut sekarang ini selain diberikan pengobatan Antiretroviral (ARV) yang mempunyai kemampuan menurunkan jumlah virus HIV didalam tubuh sehingga penderita bisa sehat kembali, juga diberikan konseling yang diantaranya bertujuan untuk pencegahan penularan penyakit yang dideritanya tersebut.

“Meskipun demikian, bagi warga Banua tidak perlu takut, Sebab Penularan HIV/AIDS hanya melalui cairan kelamin, melaui darah, dan air susu ibu yang terinfeksi HIV,” ujarnya.

Ditekankannya, HIV hanya bisa ditularkan dengan 3 cara tersebut diatas, jadi jika kita berteman dengan orang yang HIV positif maka hal-hal seperti berciuman, berpelukan atau berjabat tangan, pemakaian WC, Wastafel atau kamar mandi bersama, berenang bersama di kolam renang, gigitan yamuk dan serangga lain, membuang ingus, batuk atau meludah, pemakaian piring, alat makan/minum atau makan bersama-sama tidak akan bisa menularkan.

Sementara itu Plt. Kabid P2PL Hj. St.Raudah, SKM mengungkapkan, jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Balangan cenderung meningkat, dari sebelumnya hanya 5 kasus positif yang ditemukan sepanjang tahun 2010 sampai dengan 2015, ditahun 2016 telah ditemukan kasus baru sebanyak 6 orang.

“Artinya, dibandingkan 5 tahun sebelumnya, telah terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan, karena tahun ini saja telah terjadi peningkatan kasus sebesar 120%,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Peningkatan temuan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Balangan sekarang ini tidak lepas dari semakin gencarnya aksi Dinas Kesehatan yang bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Balangan yang telah dibentuk dan diketuai langsung oleh Bupati Balangan sejak tanggal 14 Januari 2016 lewat Surat Keputusan Nomor 188.45/48/KumTahun 2016.

“Kami merasa bersyukur, Bupati Balangan sekarang ini mempunyai Visi Misi yang memprioritaskan kesehatan, sehingga untuk kasus-kasus seperti HIV/AIDS yang merupakan masalah global sekarang ini, Bupati terjun langsung dan merangkul semua pihak untuk mengatasi dan mencegah permasalahan ini,” ujarnya.

Sekretaris KPAD Kabupaten Balangan H.M.Zarkasyi yang ditemui di kediamannya, Mungkur Uyam Kecamatan Juai, Rabu (21/12/2016) ikut membenarkan tentang jumlah penderita HIV/AIDS yang tersisa 2 penderita saja di Kabupaten Balangan.

“Ke-2 Penderita tersebut masuk dalam Stadium II atau positif HIV, tidak tampak sakit namun dapat menularkan virus kepada orang lain,” ujarnya.

Ditambahkannya HIV& AIDS adalah 2 istilah berbeda tetapi saling berhubungan, dimana HIV adalah virus yang menyebabkan terjadinya AIDS. Selain itu HIV juga merupakan tahap dari ‘penyakit’ ini dimana seseorang yang masih dalam ‘tahap HIV’ (ada virus HIV dalam tubuhnya) tampak biasa dan sehat serta tidak membutuhkan pengobatan. Sedangkan ‘tahap AIDS’ adalah situasi dimana seseorang telah benar-benar menurun daya tahan tubuhnya dan telah terinfeksi penyakit-penyakit penyerta (Infeksi Opportunistik).[Rie]

Sumber Photo : http://sketsahss212.blogspot.com/2015/06/taman-hijau-balangan.html

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"