KAWASAN TANPA ROKOK KABUPATEN BALANGAN DIEVALUASI.

Admin Kamis, 08/12/2016 Internal 1132 hits

Paringin-Bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Balangan terhadap kesehatan dengan menetapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sesuai Perda Nomor 15 Tahun 2014,di evaluasi.

Monev Kawasan Tanpa Rokok Balangan DinkesEvaluasi dengan tema Monitoring dan Evaluasi Perda Nomor 15 Tahun 2014 dilaksanakan di Aula SKB Paringin,Kamis (8/12/16),dan dibuka secara resmi oleh Bupati Balangan yang dalam kata sambutannya dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat,sekaligus Koordinator tim, Rodi Rahmady Noor, S.Sos.,MM.Pub, dihadiri seluruh anggota Tim Satuan Tugas Pemantau Perda Kabupaten Balangan Nomor 15 Tahun 2014.

Disampaikannya, padahal tujuan dari penetapan Kawasan Tanpa Rokok adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya akibat merokok,membudayakan hidup sehat, dan menekan angka pertumbuhan perokok pemula, sehingga Perda Nomor 15 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) merupakan bentuk keberpihakan Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada warga Banua Sanggam harus dilanjutkan.

"Semoga dengan monitoring dan evaluasi penerapan Perda pada hari ini, diharapkan mampu memberikan solusi yang menyeluruh terhadap penyelenggaraan KTR yang semakin baik di Kabupaten Balangan," pungkasnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H.A. Nasa'i,S.Kep,MM yang ditemui ditempat yang sama mengungkapkan, Evaluasi ini perlu dilaksanakan untuk menentukan kualitas pelaksanaan KTR selama ini, baik itu nilai ataupun arti dari pemberlakuan Peraturan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Balangan.

Monev Kawasan Tanpa Rokok Balangan DinkesDitambahkannya, kegiatan yang bersifat mendukung pelaksanaan KTR yang telah dilaksanakan dinkes Kabupaten Balangan diantaranya adalah dengan mendorong pembentukan TIM Satuan Tugas Pemantauan Perda, Membentuk Koalisi Profesi Kesehatan Anti Rokok (KPK-AR),Membangun Klinik Hipnoterafi Berhenti Merokok, Sosialasi-sosialisasi baik di tingkat Kabupaten,tingkat Puskesmas, Sekolah dan lansia, rapat rutin 3 bulanan KPK-AR, Pemilihan Duta Remaja Anti Rokok, Lomba SKPD penerapan KTR, kampanye anti rokok dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN), dan Monitoring Pelaksanaan KTR.

"KTR bukanlah pernyataan perang bagi para perokok, namun ini merupakan panduan aturan bagi perokok agar bahaya rokok tidak mengancam orang lain," ujarnya.

Dijelaskannya, daerah yang menjadi Kawasan Tanpa Rokok sesuai dengan Perda Nomor 15 Tahun 2014 adalah fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat ibadah, tempat bermain anak, angkutan umun, tempat kerja, dan sarana-sarana umum lainnya.

"Dalam Peraturan Daerah ini tidak hanya menjelaskan tentang aturan merokok, namun juga menjelaskan tentang bentuk hukuman pidana ataupun perdata yang bisa dikenakan apabila merokok di tempat yang dinyatakan sebagai kawasan tanpa rokok,"pungkasnya.

Diakhir acara pertemuan Monitoring Evaluasi Penerapan Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2014, Ketua Koalisi Profesi Kesehatan Anti Rokok (KPK-AR), A. Mahyuni, MPH menjelaskan bahwa, hasil akhir evaluasi menyatakan bahwa pelaksanaan KTR di Kabupaten Balangan telah dilaksanakan dengan baik, namun tentu saja perlu dilaksanakan penyempurnaan-penyempurnaan agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal lagi.

"Alhamdulillah, Semua Pengelola dan anggotaTim Satuan Tugas Pemantau Perda Kabupaten Balangan Nomor 15 Tahun 2014 bisa berhadir, sehingga telah tercapai kesepakatan untuk lebih meningkatkan lagi penerapan KTR ini," ujarnya.

Sebelum mengakhiri wawancara, dijelaskan olehnya, yang dimaksud dengan Tim Satuan Tugas Pemantau Perda Kabupaten Balangan Nomor 15 Tahun 2014 ini merupakan tim yang dibentuk untuk menyusun rencana kerja,melaksanakan pemantauan, dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan perda yang ditetapkan oleh Surat Keputusan Bupati Balangan Nomor 188.45/95/Kum Tahun 2016 yang melibatkan semua unsur SKPD se Kabupaten Balangan. [Rie]

 

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"