MR.GAM : JANGAN NUKAR BAKILO

Admin Kamis, 01/12/2016 Internal 861 hits

Paringin- "Jangan batukar bakilo, Kalu Kaina Kana AIDS, Batuhuk Karusuhan (Jangan jajan sembarangan, nanti bisa tertular AIDS, bisa jadi rusuh kehidupan_red)" kata Ustadz M. Jailani atau yang lebih dikenal dengan Mister Gam dalam kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia yang dilaksanakan oleh Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Kabupaten Balangan di Terminal Paringin, Rabu malam (30/11/2016).

Mister Gam KP AIDS BALANGAN DINKESDisampaikannya Penularan penyakit yang belum ada obatnya ini bisa ditangkal diantaranya dengan jangan mendekati zina, suka bergonta-ganti pasangan dan penyimpangan orientasi seksual seperti yang terjadi di jaman Nabi Luth.

"Jangan sampai manisnya cinta bersama keluarga, berakhir dengan kerusuhan karena penyakit HIV/AIDS," pungkasnya mengakhiri penyampaian Bakisah yang merupakan Budaya lokal bercerita khas kalimantan Selatan dengan judul 'Manisnya Cinta Dilanda Kerusuhan'.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD)Kabupaten Balangan, H.M.Zarkasyi yang ditemui di tempat yang sama menyampaikan, tujuan dari Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.

"Meskipun Hari AIDS Sedunia besok, namun Rangkaian peringatan HIV/AIDS di Kabupaten Balangan sudah lebih dulu kami laksanakan, sekedar untuk mengingatkan bahwa lebih cepat lebih baik," ujarnya.

Ditambahkannya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang HIV/AIDs maka KPAD Kabupaten Balangan mengawali rangkaian kegiatan peringatan Hari AIDS Sedunia dengan  sosialisasi kepada masyarakat dengan menggunakan Budaya lokal yaitu bakisah dengan menghadirkan ustad Mr. Gam, selanjutnya tanggal 1 dan 2 Desember pembagian suvenir di Terminal Paringin dan Senam berhadiah di Lapangan Hijau Dispora.

KP AIDS BALANGAN DINKES"Harapannya dengan menggunakan media tersebut, pesan yang ingin kami sampaikan akan lebih mudah untuk diterima," ujarnya.

Acara Peringatan Hari AIDS Sedunia di Kabupaten Balangan Tahun 2016 dengan tema 'Mari Kita Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV', di buka secara resmi oleh Bupati Balangan yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan H.A. Nasa'i, S.Kep, MM mengungkapkan, data terakhir Komisi Penanggulangan AIDS Propinsi Kalimantan Selatan, Kasus HIV/AIDS di Kalsel berjumlah 1.376 kasus, sedangkan di Kabupaten Balangan sendiri berjumlah 11 kasus.   Ditambahkannya, penyakit HIV/AIDS yang ditularkan melaui hubungan seksual yang tidak aman, penggunaan jarum suntik yang tidak steril, Air Susu Ibu yang terinfeksi HIV dan donor darah ini bukan hanya menjadi masalah kesehatan bagi penderitanya, namun dampaknya akan menyebabkan masalah-masalah lain, seperti masalah sosial dan ekonomi bagi penderita serta keluarganya.

"Oleh karena itu partisipasi dari seluruh stakeholder dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS sangat Penting" ujarnya.

Ia juga mengucapkan puji syukur karena di Kabupaten Balangan atas peran serta masyarakat dan pihak swasta sangat besar, sehingga penanggulangan HIV/AIDS dapat berjalan dengan baik.

"Namun upaya perlu di tingkatkan di tahun-tahun yang datang," pungkasnya.

Dalam malam pembukaan rangkaian peringatan Hari AIDS Sedunia ini juga dilaksanakan pemberian piagam penghargaan kepada para stakeholder swasta yaitu PT. Adaro dan PT. Trakindo atas partisifasi dalam mendukung pelaksanaan pencegahan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Balangan selama ini. [Rie]

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"