DITEMUKAN 11 PENDERITA HIV/AIDS DI BALANGAN

Admin Selasa, 01/11/2016 Internal 780 hits

Paringin - Sejak pertama kali ditemukan tahun 2010, penderita HIV/AIDs di Kabupaten Balangan cenderung meningkat.

sosialisasi HIV 2016 BalanganPlt. Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Balangan H. Akhmad Nasa'i, S.Kep, MM mengungkapkan, Sampai dengan Tahun 2016, tercatat 11 penderita positif HIV/AIDs dan tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Balangan.

"Dari tahun 2010 sampai tahun 2015, kita hanya menemukan 5 kasus positif, sedangkan selama tahun 2016 ini ditemukan kasus positif HIV 6 orang, artinya terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan,dan memerlukan perhatian lebih dari semua pihak," ujarnya saat ditemui di Aula SKB sesaat sebelum pembukaan Sosialisasi HIV/AIDs Tingkat Kabupaten Balangan Tahun 2016, Selasa (1/11/2016).

Sosialisasi HIV/AIDs Tingkat Kabupaten Balangan Tahun 2016, dibuka oleh Bupati Balangan yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Rudiansyah Sofyan, S.Hut., ME., dengan menghadirkan Narasumber Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDs (KPA) Provinsi Kalimantan Selatan Mrsalin, SKM,M.Kes, Sekretaris KPA Daerah Kabupaten Kabupaten Balangan H.M. Jarkasi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Kasi P2 H. Abdullah Majidi, SKM.

Acara Sosialisasi ini akan dilaksanakan selama 2 hari mulai hari ini sampai besok, untuk hari ini peserta sosialisasi terdiri dari Kepala Desa se Kabupaten Balangan dan untuk besok peserta sosialisasi terdiri dari siswa siswi SLTA sebanyak 5 orang persekolah se Balangan.

"Kewajiban dari kami adalah selain memberikan pelayanan, juga menyebarkan informasi, harapannya semua peserta sosialisasi dapat menyerap dan memahami akan pentingnya informasi ini sehingga dengan bekal pengetahuan tersebut, seseorang dapat terhindar dari penyebaran virus yang belum diketahui obatnya itu." Pungkasnya.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, wilayah Kalimantan Selatan menjadi berisiko terhadap penularan HIV/AID yang disebabkan olehbeberapa faktor diantaranya , Secara geografis wilayah Kalsel mudah diakses terutama dari daerah dengan prevalensi HIV tinggi ( Jawa Timur dan DKI), Maraknya industri dan pertambangan yang dibarengi dengan prostitusi memunculkan populasi beresiko baru, dan Kecendrungan perubahan pola budaya sebagai akibat globalisasi mengakibatkan seks bebas dan IDU ( Injecting Drug User ) semakin banyak dipraktekkan.

Pada akhirnya semoga dengan adanya sosialisasi ini akan memberikan pemahaman dan kewaspadaan, serta tumbuh kemampuan untuk menangkal kasus HIV/AIDs di Kabupaten Balangan. [Rie]

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"