CEGAH CACAT KUSTA, DINKES PROVINSI KALSEL SAMBANGI BALANGAN

Admin Selasa, 30/08/2016 Internal 904 hits

Paringin- untuk meningkatkan kapasitas pengelola Program dan tenaga medis  dalam pemantauan fungsi syaraf dan cacat kusta, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Bidang P2PL Seksi P2P(Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit) mengadakan pertemuan dengan semua Pengelola  Program Kusta Puskesmas dan Dokter Puskesmas se Kabupaten Balangan, diselenggarakan di Aula atas Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Selasa (31/8).


Bambang Sotiarjo,SKM,MPH., Narasumber dari Provinsi mengatakan, Kusta termasuk penyakit tertua, kata kusta sendiri berasal dari bahasa India yaitu kustha, dan sudah dikenal sejak 1400 tahun sebelum masehi.

"Jadi selain untuk meningkatkan kemampuan pengelola program dan tenaga medis ini juga sebagai refresh ilmu dalam penanangan kusta," tuturnya.

Ditambahkan olehnya bahwa pembiayaan dalam kegiatan berasal dari DIPA APBN Tahun 2016 Seksi P2P Dinas Provinsi Kalimantan Selantan yang pelaksanaan kegiatan di 5 Dinas Kesehatan Kabupaten dan diantaranya kabupaten Balangan.  

Sementara itu, Wasor Kusta Provinsi Kalimantan Selatan, dr. Mulyadi Halim menambahkan, prevention of disabilitas (POD),merupakan suatu upaya bagaimana kita mendapatkan pasien secara dini untuk menghindari terjadinya kecacatan tingkat II.

"Cacat merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada pasien kusta baik akibat kerusakan fungsi saraf tepi maupun karena neuritis sewaktu terjadi reaksi kusta.", tuturnya.

Ia juga menjelaskan  bahwa cara terbaik untuk melakukan pencegahan cacat atau prevention of disabilitas (POD) adalah  dengan melaksanakan diagnosis dini kusta,pemberian pengobatan MDT yang cepat dan tepat.

"Selanjutnya dengan mengenali gejala dan tanda reaksi kusta yang disertai gangguan saraf serta memulai pengobatan dengan kortikosteroid sesegera mungkin, bila terdapat gangguan sensibilitas, penderita diberi petunjuk sederhana misalnya memakai sepatu untuk melindungi kaki yang telah terkena,memakai sarung tangan bila bekerja dengan benda tajam atau panas,memakai kacamata untuk melindungi matanya, Selain itu dianjurkan perawatan kulit sehari-hari." pungkasnya.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Humam Arifin, SKM,M.Kes yang sekali lagi menyampaikan bahwa penyakit kusta bisa disembuhkan asalkan penderita mau mengikuti anjuran petugas kesehatan dengan minum obat secara teratur selama 6 bulan atau sampai tuntas.

"dari itu semua, marilah pada hari ini kita bersama-sama mengikuti acara ini dengan baik, sehingga kita dapat memberikan pelayanan kesehatan dengan lebih baik lagi," ujarnya.[rie]

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"