MASUK SEKOLAH LAGI : WASPADAI JAJANAN ANAK SEKOLAH

Admin Senin, 18/07/2016 Internal 741 hits

Paringin-Persoalan jajanan sehat sebenarnya berfokus pada dua hal, yakni menyangkut higienitas dan kandungan zat dalam makanan tersebut.



Milawati, S.Si.Apt., Kepala Seksi Farmasi, sarana dan Prasarana Dinkes Balangan, saat dimintai pendapatnya tentang jajanan Sehat untuk anak sekolah, Senin (18/7) menjelaskan bahwa  masalah ketidak higienitas ini biasanya dipicu oleh pencemaran bakteri atau sanitasi yang buruk dalam proses pembuatan makanan.


Hal tersebut terjadi karena produsen jajanan-biasanya industri rumahan- pengetahuannya masih kurang soal pentingnya higienitas. Sementara itu, soal kandungan zat dalam makanan biasanya terkait dengan penyalahgunaan zat-zat berbahaya seperti pewarna tekstil hingga pengawet seperti boraks dan formalin.


"lebih amannya, orang tua yang menyiapkan dan membawakan bekal buat anak-anaknya, karena itu pasti menghindarkan anak-anak sekolah dari jajanan yang tidak sehat. Namun, perlu diperhatikan pula faktor kebersihan dan kandungan gizi dari bekal yang diberikan. Usahakan gizinya lengkap, ada karbohidrat, protein, sayur dan buah", tuturnya.

Selanjutnya,  Hj. Siti Raudah, SKM., Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan, juga menyampaikan bahwa selain bekal makanan tersebut mengandung gizi makro dan mikro. Artinya, sebisa mungkin mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, begitu juga dengan tempat makanannya juga harus higienis.



"Ini penting untuk mengenalkan pola hidup sehat kepada anak-anak sejak dini. Jika anak terbiasa mengkonsumsi makanan sehat, secara otomatis standar gizi makro dan mikronya dapat terpenuhi. Ke depannya, masalah kekurangan gizi bisa teratasi," pungkasnya. [Rie]

 

Pic : Jajanan Makanan

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"