LAPAR PADA ORANG PUASA BUKAN TANDA KEKURANGAN GIZI

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: dbalangan18/detilpost.php

Line Number: 128

Backtrace:

File: /home/dinkeb28/public_html/application/views/template/dbalangan18/detilpost.php
Line: 128
Function: _error_handler

File: /home/dinkeb28/public_html/application/controllers/Post.php
Line: 30
Function: view

File: /home/dinkeb28/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Kamis, 09/06/2016 Internal 876 hits

Banyak orang yang berpendapat bahwa rasa lapar ketika berpuasa adalah tanda bahwa tubuh sedang kekurangan gizi.


Pendapat ini jelas tidak, karena lapar tidak dipengaruhi oleh status gizi seseorang, akan tetapi dipengaruhi akibat kurangnya gula darah, protein, dan lemak didalam peredaran darah, demikian Rano Aprianto, S.Kep., pengelola PTM (Penyakit Tidak Menular) Puskesmas Lokbatu, kecamatan Batu Mandi, menyampaikan dalam kegiatan Posbindu di Desa Tariwin, Rabu (8/6/16).

"Perasaan lapar pada orang yang berpuasa, adalah ketidakseimbangan hormonal yang tidak ada kaitannya dengan kebutuhan riil akan nutrisi dan kalori, dalam jangka pendek selera makan sangat diperngaruhi oleh fluktuasi hormon insulin, bukan asupan kalori", jelasnya.

Ditambahkan olehnya, sebagaimana diketahui, insulin dapat meningkat oleh pengaruh hormon kortisol, dan hormon ini dapat diakibatkan oleh stres.

"Maka lapar yang dirasakan oleh orang berpuasa dapat disebabkan oleh ketidak ikhlasan dalam melaksanakan puasa, artinya pada saat puasa kita menjadi stres yang mengakibatkan meningkatnya kortisol yang akan merangsang peningkatan insulin, dan berakibat timbulnya rasa lapar", jelasnya.


Dijelaskannya lagi, peningkatan insulin juga bisa disebabkan oleh meningkatnya hormon-hormon pencernaan seperti gastrin, sekretin, dan lain-lain, sedangkan hormon-hormon tersebut dipengaruhi oleh jam makan seseorang.

"Misalnya jika seseorang terbiasa makan siang pada pukul 12.00, maka seandainya pada jam tersebut dia tidak makan, tetap saja hormon tersebut keluar, sehingga merangsang produksi insulin yang menimbulkan rasa lapar", pungkasnya.

Pada akhir penyampaian materi penyuluhan, ia menyimpulkan bahwa rasa lapar yang dirasakan oleh orang berpuasa tidaklah berhubungan dengan keadaan gizi seseorang. [rie]

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"