PROSES UPGRADE BRIDGING SIMPUS - PCARE BALANGAN

Admin Rabu, 18/05/2016 Internal 1960 hits

Simpus yang dapat diartikan sebagai sistem informasi rekam medis yang secara khusus dirancang untuk Puskesmas, di Kabupaten Balangan mulai digunakan tahun 2010.  Simpus disinipun terus digunakan dan terus dikembangkan, mulai dari single User ke Multi User, dan sekarang dilanjutkan dengan bridging Simpus dengan Pcare.


Mispuana Olfa, SKM., Kepala Seksi Sistem Informasi Kesehatan menjelaskan bahwa Adanya Program BPJS di Tahun 2013, menjadikan Puskesmas selain harus menginput data Simpus, juga diwajibkan menggunakan aplikasi Pcare, yaitu aplikasi pelayanan kesehatan program BPJS bagi pelayanan primer (Puskesmas).

"Padahal data isiannya tidaklah jauh berbeda dengan Simpus, untuk menghindari proses ganda input data perlu dilakukan bridging, atau penggabungan entrian data antara simpus dan Pcare", tuturnya.

Ditambahkan olehnya, bahwa sekarang ini sedang dilakukan proses kearah sana, dan secepatnya akan dilaksanakan nota kesepahaman dengan BPJS mengenai bridging tersebut.

"Tantangan yang dihadapi dalam proses bridging ini adalah ketersediaan jaringan internet, dan seperti yang kita ketahui, tidak semua puskesmas telah tersedia jaringan internetnya, sehingga dari 12 Puskesmas, 4 Puskesmas belum bisa dilaksanakan bridging, yaitu Puskesmas Tanah Habang, Puskesmas Tebing Tinggi, Puskesmas Uren, dan Puskesmas Pirsus II", tuturnya.

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, Simpus atau Sistem Informasi Manajemen Puskesmas, sudah mulai dikenalkan sejak tahun 2009, aplikasi yang di media sosial dikenal dengan Simpus Jojok ini pun mulai digunakan sejak tahun 2010, sampai dengan sekarang ini dan sangat membantu dalam pengelolaan data Puskesmas di Kabupaten Balangan

Dan untuk proses upgrade aplikasi Simpus ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan mendatangkan langsung pengembang Aplikasi Simpus yaitu  PT. Kinaryatama Raharja yang turun langsung ke Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten Balangan.[Rie].

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"