KOTA/KABUPATEN SEHAT, KONSEP BARU UNTUK BALANGAN BARU 2016

Admin Rabu, 04/05/2016 Internal 1868 hits

Paringin-Konsep Kota/Kabupaten Sehat (KKS), diyakini bisa membawa Kabupaten Balangan yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk di huni penduduknya.


Konsep ini coba dikenalkan oleh Bappeda yang berkerjasama dengan Dinas Kesehatan, dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Aula Bappeda Kabupaten Balangan, Rabu 4 Mei 2016 kemaren, dengan menghadirkan narasumber sekretaris Pokja Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kota Banjarbaru, dr. Diah Ratih Susiarini, MM., yang dihadiri SKPD terkait, semua Camat, Semua Kepala Puskesmas, LSM, dan Organisasi Kepemudaan KNPI.

dr. Diah menjelaskan bahwa konsep Kota/Kabupaten Sehat (KKS) adalah suatu kondisi yang bersih, nyaman, aman, dan sehat untuk di huni oleh penduduk oleh kota atau kabupaten.

"Perlu dicatat bahwa keadaan ini bisa dicapai melalui penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi yang disepakati masyarakat dan Pemerintah Daerah", tuturnya.

Selanjutnya dijelaskan olehnya bahwa ini semua hanya bisa dicapai melalui pemberdayaan masyarakat, melalui Forum yang di fasilitasi oleh pemerintah Kabupaten/kota.

Ia juga mengaku senang, dan mengucapkan selamat kepada Kabupaten Balangan yang merencanakan konsep ini di Bumi Sanggam, karena di Kalimantan Selatan saat ini hanya ada 2 kabupaten/kota yang melaksanakan kegiatan/program ini yaitu Kota Banjarbaru dan Kodya Banjarmasin.

"konsep KKS, seperti dijelaskan diawal adalah pemberdayaan masyarakat, jadi bukan hanya kepunyaan Dinas Kesehatan, namun ini merupakan kepunyaan bersama, maka sebagai langkah awal setelah di laksanakan sosialisasi, adalah membentuk sebuah forum yang mampu menjalin kerjasama antara masyarakat, Pemerintah Daerah, dan swasta", ujarnya lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Humam Arifin, SKM,M.Kes.,  juga mengakui bahwa Konsep ini pasti akan membawa kebaikan bagi Kabupaten Balangan, untuk tahap awal kita melaksanakan dua tatanan dari Sembilan tatanan KKS yaitu tatanan kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum dan tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.

"Konsep ini juga sejalan dengan Visi dan Misi Kepala Daerah Kabupaten Balangan yang pertama yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan pendidikan dan kesehatan, jadi ini harus terus dilanjutkan", ujarnya.

Selanjutnya dijelaskan olehnya bahwa pelaksanaan KKS peran masyarakat sangat dibutuhkan, karena masyarakat akan ditempatkan sebagai pelaku pembangunan, yaitu melaui forum kota/kabupaten, atau nama lain yang disepakati masyarakat yang akan dibentuk tahun ini juga, dengan dukungan Pemerintah Daerah, dan mendapatkan fasilitas dari sektor terkait, melalui program yang telah direncanakan oleh daerah.

"Tahun ini juga forum tersebut akan di bentuk, begitu juga dengan pelaksanaannya", tuturnya mengakhiri wawancara.

Hj. Siti Raudah, SKM., Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan juga menjelaskan bahwa konsep KKS adalah konsep WHO tahun 80an,dimana pada saat itu dikembangkan Pendekatan Kota Sehat di Eropa, selanjutnya pada 26 Oktober 1998, Menteri Dalam Negeri mencanangkan konsep ini, dan menjadikan 6 daerah percontohan yaitu Cianjur, Balikpapan, Bandar lampung, Pekalongan, dan Malang.

"selanjutnya tahun 1999, Presiden BJ. Habibie mencanangkan pembangunan berwawasan kesehatan, sejak itu maka KKS dijadikan sebagai kendaraan untuk menuju Indonesia Sehat", Pungkasnya [Rie]

 

Photografher : Suriadi

 

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"