TIDAK AMAN MELIHAT GERHANA MATAHARI SECARA LANGSUNG

Admin Senin, 07/03/2016 Internal 974 hits

Sejak dulu gerhana matahari sudah menjadi pusat perhatian manusia di penjuru dunia. Berbagai suku bangsa telah mendefinisikan gerhana matahari ini.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, gerhana matahari total akan terjadi pada libur Hari Raya Nyepi, Rabu 9 Maret besok.

Sebuah kejadian yang sangat langka, setidaknya perlu 33 tahun lagi agar kita dapat menemuinya lagi. Untuk area kalimantan selatan, dikabarkan hanya 4 kabupaten saja bisa menyaksikan fenomena alam ini, yaitu Kabupaten Balangan, Hulu Sungai Tengah, Tabalong, dan Hulu Sungai Utara, yang diperkirakan terjadi antara pukul 07.00 s/d 09.00 selama 2-3 menit.

Surianty, AMK.,Pengelola Program Kesehatan Mata Puskesmas Tebing Tinggi, mengatakan urung Pulang Kampung di hari libur tersebut, karena ingin melihat suasana gerhana matahari di Balangan.

Namun ia menganjurkan agar jangan menatap langsung kearah datangnya sinar matahari pada saat gerhana, cukup lihat pantulannya saja, atau gunakan kacamata yang benar-benar anti Ultra Violet.

“kalau kita menatap langsung kearah datangnya sinar matahari, meskipun itu sedang terjadi gerhana matahari,maka akan menyebabkan pupil membesar dan sinar ultra violet akan masuk ke dinding retina.Keadaan ini akan menyebabkan kerusakan pada retina mata, dan bahkan bisa menyebabkan kebutaan”, tuturnya.

Ia juga menjelaskan apabila masyarakat ingin melihat gerhana matahari secara langsung, harus menyiapkan alat filter pengintip matahari yang cara pembuatannya dapat dilihat pada beberapa media online seperti youtube, atau gunakan kacamata yang benar-benar anti ultra violet.

“pakai kacamata hitam sih sah-sah saja, Cuma belum tentu kaca mata tersebut anti UV, tidak aman. Intinya jangan melihat secara langsung, cukup pantulannya saja. dalam kondisi gerhana matahari bukan berarti tidak ada sinar UV”, jelasnya mengakhiri wawancara.

Gerhana matahari memang sebuah fenomena alam yang sangat langka, namun jangan sampai hanya karena ingin melihat sesuatu yang langka ini, kita harus menjadi sakit. Alangkah bijaksananya seandainya di saat kejadian tersebut kita merenung dan menyadari tentang kebesaran sang maha pencipta yang menjadikan sesuatu yang tidak mungkin menjadi sesuatu yang memungkinkan.[rie]

: tanpa label

KOMENTAR

SEMANGAT TAHUN BARU

Minggu, 03/01/2016

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"