VAKSIN POLIO PIN 2016 BEBAS BAHAN BERSUMBER BABI

Admin Minggu, 06/03/2016 Internal 1072 hits

Dibeberapa media sosial sekarang ini, beredar gambar tentang bungkus vaksin polio yang bertuliskan "pada proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan bersumber babi", seperti apa kebenarannya?

Gambar tersebut jelas terasa sangat meresahkan, apalagi di negara kita yang mayoritas penduduknya adalah muslim.

dan seperti yang kita ketahui, tanggal 8-15 maret 2016 ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2016.

Menanggapi ini semua, Wasor Imunisasi Dinkes Balangan, Yuspiteriadi yang dihubungi via telpon menyampaikan bahwa ini semua adalah hoax atau berita bohong.

Ia juga menjelaskan bahwa, penyebaran gambar bungkus Vaksin Polio tersebut tidak hanya beredar di Kabupaten Balangan, namun terjadi hampir di seluruh Indonesia.

“Berita tersebut telah di klarifikasi oleh kementerian kesehatan Indonesia, pada hari sabtu tanggal 5 Maret 2015, dan bisa di cek pada website kementerian kesehatan di http://www.depkes.go.id”, tuturnya.

Ia juga menyampaikan petikan lengkap klarifikasi yang disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan masyarakat kemenkes, drg. Oscar Primadi, MPH, yang isinya menyatakan bahwa :

  1. 1.Bungkus vaksin polio yang beredar di medsos dengan tulisan pada proses pembuatannya bersinggungan dengan bahan bersumber babi adalah vaksin polio suntik. Sedangkan yang digunakan pada Pekan Imunisasi Nasional 2016 adalah Vaksin Tetes.
  2. 2. PIN Polio 2016 menggunakan vaksin dengan bungkus bertuliskan Oral Polio Vaccine produksi Biofarma. Tidak ada tulisan apapun terkait bahan bersumber babi.
  3. 3. Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mendukung program imunisasi di Indonesia, termasuk PIN Polio 2016 sebagaimana tercantum dalam fatwa MUI Nomer 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi yang ditetapkan pada 23 Januari 2016.
  4. 4. Pemerintah menghimbau kepada masyarakat Indonesia agar membawa anak-anaknya usia 0 sd 59 bulan ke Pos PIN terdekat pada tanggal 8-15 Maret 2016.

Kiranya dengan adanya klarifikasi ini, tidak ada lagi keraguan dibenak orang tua yang mempunyai anak 0-59 bulan untuk ke Pos PIN Polio 2016 pada tanggal 8-15 Maret 2016.

PIN Polio 2016 bertujuan mencegah anak-anak Indonesia tertular virus Polio. Dengan imunisasi polio masyarakat akan mendapatkan kekebalan yang tinggi sehingga dapat mempertahankan status Indonesia Bebas Polio [Rie].

sumber photo : http://kesehatananakku.com

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"