SANKSI PIDANA BISA DIKENAKAN BAGI PEROKOK DI BALANGAN

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: dbalangan18/detilpost.php

Line Number: 128

Backtrace:

File: /home/dinkeb28/domains/dinkes.balangankab.go.id/public_html/application/views/template/dbalangan18/detilpost.php
Line: 128
Function: _error_handler

File: /home/dinkeb28/domains/dinkes.balangankab.go.id/public_html/application/controllers/Post.php
Line: 30
Function: view

File: /home/dinkeb28/domains/dinkes.balangankab.go.id/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Juma't, 12/02/2016 Internal 1211 hits

Bagi sebagian orang, aktivitas merokok merupakan sebuah keharusan, Mulai dari yang bertife makan dan minum, sampai yang bertife kereta Api.

Demikian, Sekretaris Dinas Kesehatan, Bapak Erwan MKL, SKM,M.Kes., mengibaratkan tentang aktivitas merokok  yang ditemui di sela-sela peresmian Poli Hipnoterafi Berhenti Merokok yang diresmikan pada hari kamis tanggal 11 Februari 2016, di Puskesmas Paringin Selatan, kemaren Siang.

Menurut beliau kalau tifenya makan dan minum, maka mereka hanya akan merokok selesai makan dan minum, sedangkan mereka yang bertife kereta api, itu adalah orang yang kemana-mana selalu menebarkan asap seperti halnya kereta api.

Namun bagi mereka yang selama ini menemukan kenikmatan dan kebebasan dari mengisap rokok, harus pikir-pikir lagi untuk menikmati aktivitas tersebut di kabupaten Balangan.

“Sanksi Pidana Dapat dikenakan pada mereka yang merokok pada area-area yang dinyatakan sebagai area bebas rokok” , tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa dasar dari ini semua adalah Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2014, tanggal 4 September 2014.

Dalam aturan tersebut di jelaskan, bahwa setiap orang yang merokok ditempat atau area yang dinyatakan sebagai kawasan tanpa rokok, dipidana paling lama 3 hari atau denda paling banyak Rp. 50.000,-.

Sedangkan bagi  setiap orang atau instansi yang mempromosikan, mengiklankan, menjual dan membeli rokok di tempat area yang dinyatakan sebagai kawasan  tanpa Rokok, di pidana penjara paling lama 7 hari atau denda paling banyak Rp. 5.000.000,-

Selanjutnya dijelaskan pula bahwa pengelola Kawasan Tanpa Rokok yang tidak melakukan pengawasan internal, membiarkan orang merokok, tidak menyingkirkan asbak atau sejenisnya, dan tidak memasang tanda melarang merokok di pidana dengan Pidana penjara paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp. 10.000.000,-.

“kawasan Tanpa Rokok yang disingkat KTR, itu meliputi, Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Tempat Proses belajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, fasilitas olah raga, tempat kerja, dan tempat umum”, katanya.

Beliau juga menjelaskan bahwa tujuan dari dari peraturan daerah ini tentu bertujuan untuk kebaikan masyarakat Balangan sendiri, diantaranya untuk melindungi kesehatan masyarakat dari bahaya rokok, membudayakan hidup sehat dan menekan angka pertumbuhan perokok pemula.

Dalam peresmian Poli Hipnoterafi , pita peresmian di potong  oleh pejabat Bupati Balangan yang di wakili oleh Staf ahli Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Drs. H. Yuliansyah, M.AP., dalam kata sambutannya disampaikan bahwa jumlah perokok di kabupaten masih cukup tinggi, sehingga ini sungguh sangat memprihatinkan.

“Poli Hipnoterafi Berhenti Merokok adalah salah satu implementasi dari Perda tersebut, dan diharapkan dengan adanya poli ini, kedepan jumlah perokok di Kabupaten Balangan dapat di tekan”.

Hal senada juga disampaikan kepala Dinas Kesehatan, Bapak Humam Arifin, SKM,M.Kes.,bahwa angka perokok di kabupaten Balangan masih cukup tinggi, dan untuk memberi perlindungan kepada masyarakat Balangan, maka diterbitkan lah aturan daerah tentang kawasan tanpa rokok.

Beliau juga menyampaikan bahwa dalam peraturan tersebut memang terdapat aturan dan sanksi yang di dapat apabila  merokok pada tempat yang telah ditetapkan tersebut.

“untuk lebih jelasnya, Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2014 tersebut bisa di dapatkan dengan mudah di internernet, atau bisa mendapatkannya secara langsung dengan cara mendownload pada website resmi Dinas Kesehatan”, ucapnya mengakhiri wawancara.[Rie]

link : Perda No.15 Tahun 2014 Tentang Kawasan Tanpa Rokok http://www.4shared.com/office/b1mxe2Xfba/PERDA-No-15-ttg-KAWASAN-TANPA-.html

 

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"