PSN 3M PLUS : CEGAH VIRUS ZIKA (FOGGING TAK ADA APA APANYA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: dbalangan18/detilpost.php

Line Number: 128

Backtrace:

File: /home/dinkeb28/domains/dinkes.balangankab.go.id/public_html/application/views/template/dbalangan18/detilpost.php
Line: 128
Function: _error_handler

File: /home/dinkeb28/domains/dinkes.balangankab.go.id/public_html/application/controllers/Post.php
Line: 30
Function: view

File: /home/dinkeb28/domains/dinkes.balangankab.go.id/public_html/index.php
Line: 292
Function: require_once

Juma't, 05/02/2016 Internal 1311 hits

Dalam minggu-minggu ini, media massa dalam dan luar negeri sangat ramai membicarakan tentang Virus ZIKA, padahal permasalahan yang timbul akibat virus ini tidaklah di negara kita, jauh di negara Amerika latin, terutama di Brazil dan kolombia, ada apa gerangan?

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Bapak Humam Arifin, SKM,M.Kes.,dengan tegas mengomentari bahwa jelas virus zika ini ada hubungannya dengan negara kita, karena Virus ini ditularkan oleh nyamuk aedes Aegypty sang pembawa penyakit demam berdarah yang sedang merebak sekarang ini, dan Chikongonya yang banyak diderita masyarakat Balangan beberapa waktu yang lalu.
Dari laporan hasil di luar negeri, infeksi virus Zika ini dihubungkan dengan bayi dengan ukuran kepala yang kecil atau microsefali. "jadi bila wanita hamil terjangkit virus ini saat hamil, bisa melahirkan bayi dengan kelainan kepala dan perkembangan otaknya jadi terganggu", tuturnya.
Kabid P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Hj. Adawiyah, yang ditemui diruang kerjanya menjelaskan bahwa tanda atau gejala terjangkit virus ini, sama saja dengan gejala-gejala penyakit yang disebabkan oleh virus, diantaranya adalah merasakan demam, lemas, sakit kepala, ruam kemerahan pada kulit, serta nyeri otot dan sendi.
Sebagai penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang sama dengan demam berdarah, perbedaannya terletak pada kadar thrombosit, "pada mereka yang terserang demam berdarah terjadi penurunan kadar thrombosit, sedang pada infeksi virus zika, kadar thrombosit normal-normal saja, hanya saja penderita akan mengalami konjunctivitis, atau peradangan pada konjunctiva, sehingga mata akan nampak merah".
"Pemeriksaan Virus Zika yang paling akurat adalah melalui pemeriksaan materi genetik (RNA) virus dari darah penderita, virus ini ditemukan beberapa hari hingga 1 minggu setelah gejala awal muncul, Juga bisa ditemukan pada urine atau air kencing setelah gejala awal. Sedangkan pemeriksaan lain yaitu antibodi, ini sangat sulit, karena antibodi virus zika dapat tumpang tindih dengan antibodi virus dengue", paparnya panjang lebar.
dr. Adawiyah juga menambahkan, bahwa sampai sekarang ini belum ada vaksin yang dapat mencegah penyakit infeksi virus ini, pengobatan yang diberikan kepada penderita hanya bersifat suportif saja, diantaranya adalah disarankan banyak istirahat, banyak minum, jika demam diberi obat penurun panas, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi.
Selanjutnya beliau menekankan bahwa bagi siapa saja yang baru kembali dari negara yang sedang KLB Virus Zika seperti Brazil, Cape verde, Kolombia,Elsalvador, Honduras,Martinique, Panama dan Suriname, harus memeriksakan kesehatannya dalam kurun waktu 14 hari setelah tiba di tanah air.
"kami dari Dinas Kesehatan sangat mengharapkan kesadaran dan peran serta aktif masyarakat dalam mencegah jangan sampai penularan infeksi virus ini terjadi di sekitar kita. Cara yang dapat dilaksanakan dan sangat efektif tersebut adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN dengan 3M plus", tuturnya mengakhiri wawancara.

Pada akhirnya, kita wajib waspada dengan serangan Virus zika, jangan berpikir bahwa tidak mungkin virus ini ada disekitar kita, banyak hal-hal sekarang ini yang tidak mungkin menjadi mungkin, jadi...waspadalah, waspadalah.[Rie]


Sumber gambar : http://jabar.pojoksatu.id

 

: tanpa label

KOMENTAR

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"