OPERASI KATARAK GRATIS 2014

Admin Rabu, 05/03/2014 Internal 4439 hits

Dokter melaksanakan operasi katarak

 

 

Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya. dalam perkembangan katarak yang terkait dengan usia penderita dapat menyebabkan penguatan lensa, menyebabkan penderita menderita miopi, menguning secara bertahap dan keburaman lensa dapat mengurangi persepsi akan warna biru. Katarak biasanya berlangsung perlahan-lahan menyebabkan kehilangan penglihatan dan berpotensi membutakan jika tidak diobati. Kondisi ini biasanya memengaruhi kedua mata, tapi hampir selalu satu mata dipengaruhi lebih awal dari yang lain.

Sebuah katarak senilis, yang terjadi pada usia lanjut, pertama kali akan terjadi keburaman dalam lensa, kemudian pembengkakan lensa dan penyusutan akhir dengan kehilangan transparasi seluruhnya. Selain itu, seiring waktu lapisan luar katarak akan mencair dan membentuk cairan putih susu, yang dapat menyebabkan peradangan berat jika pecah kapsul lensa dan terjadi kebocoran. bila tidak diobati, katarak dapat menyebabkan glaukoma.

 

Katarak yang terjadi akibat usia lanjut bertanggung jawab atas 48% kebutaan yang terjadi di dunia, yang mewakili 18 juta jiwa, menurut WHO. Kelayakan bedah katarak di beberapa negara belum memadahi sehingga katarak tetap menjadi penyebab utama kebutaan. Bahkan di mana ada layanan bedah yang tersedia, penglihatan rendah yang terkait dengan katarak masih dapat dijumpai, sebagai hasil dari lamanya menunggu untuk operasi dan hambatan untuk dioperasi, seperti biaya, kurangnya informasi dan masalah transportasi (wikipedia.co.id/katarak)

Pelayanan Operasi Katarak di Kabupaten Balangan dilaksanakan oleh dokter Spesialis Mata yaitu dr.Supanji,Sp.M dari Pandeglang Banten dan dr.Arsil Abdan,Sp.M serta Dokter Spesialis Mata dari Jakarta. Tujuan dari Pelaksanaan Pelayanan Operasi Katarak yaitu untuk memberikan pelayanan operasi katarak di wilayah Kabupaten Balangan. Sasarannya adalah masyarakat yang kurang mampu atau masyarakat miskin, dan Penderita katarak yang dioperasi berjumlah 6 orang. Pelayanan Operasi Katarak dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 2 Maret 2014, bertempat di RSUD H. Badaruddin Tanjung. Nama Pasien Katarak yang dioperasi di RSUD H. Badaruddin Tanjung adalah enam orang antara lain ; Ibu Rusmawati, Umur 35 Tahun, Alamat Desa Binjai Punggal Halong, Katarak sebelah kanan dan kiri, Bapak Rasminto, umur 65 Tahun, Alamat Desa Sumber Rezeki, Katarak sebelah kanan dan sebelah kiri, Bapak Aliansyah, umur 40 Tahun, Alamat Desa Pamurus, Katarak sebelah kanan, Bapak Supriadi, umur 55 Tahun, Alamat Desa Harapan Baru, Katarak sebelah Kanan dan sebelah kiri, Ibu Sam’unah, umur 55 Tahun, Alamat Desa Papuyuan, Katarak sebelah Kanan dan Sebelah Kiri, Ibu Inun, Umur 55 Tahun, Alamat Desa Kusambi Hulu, Katarak sebelah Kanan dan Sebelah Kiri.


Pasien Katarak 2014

 

Kegiatan pelayanan katarak tersebut dilaksanakan secara tim antara lain pengelola katarak Dinas Kesehatan Balangan (Lisa R,S.Kep), Puskesmas Juai (Mardiati Risa,AMK), Lampihong (Sri Apriliani,AMK) dan Halong (Heri Khairiati,AMK) serta tim screening mata/laboratorium RSUD Balangan (pak Iwan dan ibu Ita dkk). Transportasi kegiatan pelayanan tersebut menggunakan jasa transportasi ambulan Juai dan Lampihong.

Proses Operasi Katarak tersebut antara lain pertama-tama penderita katarak mendaftar pada petugas kesehatan di Puskesmas masing-masing, kemudian petugas Laboratorium RSUD. Kabupaten Balangan melakukan pemeriksaan Gula darah sewaktu dan pemeriksaan lainnya, serta petugas Refraksi Mata melakukan pemeriksaan kondisi mata, dengan menggunakan Tonometri dan selanjutnya keratometri. Apabila semua pemeriksaan penderita katarak hasilnya normal dan kataraknya matang, maka penderita akan melakukan persiapan untuk operasi katarak, sebelumnya keluarga wajib menandatangani surat persetujuan operasi tersebut. Selanjutnya Penderita katarak dilakukan pemotongan bulu mata, tekanan darah dimonitor dengan seksama, setelah itu dilakukan proses anestesi mata atau pembiusan. Kemudian Penderita katarak dipakaikan baju operasi yang telah melalui proses steril, lalu melakukan pencucian tangan dan kaki memakai larutan antiseptik. Kemudian pasien dibawa ke ruang operasi  untuk dilakukannya operasi mata. Setelah selesai operasi, pasien diberikan obat tetes dan obat minum serta diberikan informasi cara merawat matanya.

Teknik operasi katarak yang dilakukan dengan fakoemulsifikasi atau dengan menggunakan teknologi ultrasonik, dengan potensi membuat prosedur bahkan lebih aman dengan hasil penglihatan yang disesuaikan dengan kebutuhan penglihatan pasien. Kelebihan dari teknik fako yaitu mengurangi resiko komplikasi saat operasi dan tingkat keamanannya lebih baik juga sistem laser memungkinkan posisi dan sentrasi lensa intraokular yang sangat akurat. Segala dana untuk keperluan Pelaksanaan Pelayanan Operasi Katarak ini berasal dari APBD II, DPA Satuan Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan.

 

Demikian kegiatan pelayanan operasi katarak tersebut dilaksanakan. Diharapkan kegiatan pelayanan tersebut senantiasa terlaksana setiap tahun, sehingga angka kasus katarak di kabupaten Balangan dapat menurun.(yandasru/dinkes_blg)

: tanpa label

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"