RAKER KESEHATAN BALANGAN 2014

Admin Kamis, 01/05/2014 Internal 1869 hits

Pembukaan Rakerkeskab Balangan 2014

 


Sebagaimana amanat yang tercantum dalam Undang-Undang, Kesehatan adalah hak azasi manusia dan sekaligus merupakan investasi, serta memiliki kontribusi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), oleh karena itu menjadi suatu keharusan bagi semua pihak untuk memelihara, meningkatkan dan melindungi kesehatan demi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Tahun 2014 merupakan tahun keempat pelaksanaan pembangunan kesehatan periode pemerintahan Kabupaten Balangan tahun 2010-2014 dan juga rencana strategis (renstra) Dinas Kesehatan tahun 2010-2014. Dalam upaya meningkatkan percepatan pencapaian target sasaran yang telah ditetapkan dan kesinambungan penyelenggaraan program pembangunan kesehatan, maka diperlukan perencanaan pembangunan kesehatan yang sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh dan melibatkan kerjasama serta komitmen dari seluruh stakeholders, masyarakat termasuk swasta.

Pembangunan kesehatan dilaksanakan melalui peningkatan upaya kesehatan; pembiayaan kesehatan; sumber daya manusia kesehatan; sediaan farmasi; alat kesehatan dan makanan; manajemen dan informasi kesehatan; pemberdayaan masyarakat dengan menganut dan menjunjung tinggi nilai – nilai pro-rakyat, inklusif, responsif,efektif dan bersih guna mewujudkan visi misi Dinas Kesehatan.

Beberapa isu penting yang mengemuka pada tahun 2014 antara lain upaya akselerasi pencapaian target MDG 2015, pelaksanaan JKN , dan sinkronisasi pelaksanaan pembangunan kesehatan melalui sistem kesehatan nasional (SKN). Tentunya dalam upaya menjawab isu-isu tersebut dan juga dalam upaya pencapaian keberhasilan pembangunan kesehatan tidak semata-mata ditentukan oleh kerja keras sektor kesehatan semata, tetapi sangat dipengaruhi pula oleh hasil kerja serta kontribusi positif berbagai sektor pembangunan lainnya serta peran serta masyarakat dalam rangka mewujudkan mewujudkan masyarakat Balangan yang sehat, merata, dan mandiri.

Dalam pelaksanaan JKN yang baru dimulai beberapa bulan belakangan ini, Fasilitas Kesehatan Primer, seperti Puskesmas dan jaringannya memegang peranan yang sangat penting sebagai garis depan upaya pelayanan kesehatan. Harapannya adalah dengan diselenggarakannya JKN maupun Jamkesda di daerah bukan berarti terpola pada paradigma sakit. Artinya karena merasa mempunyai jaminan kesehatan, kita mengabaikan arti pentingnya kesehatan. Justru sebaliknya, Jaminan Kesehatan hanya sebagai payung jika sewaktu-waktu menderita sakit yang memang tidak dikehendaki. Dsinilah peranan penting Puskesmas dan jaringannya ke depan dalam memaksimalkan upaya Promotif dan Preventif, tanpa mengesampingkan fungsi Kuratif dan Rehabilitatif.

Oleh karena itu, penyelenggaraan acara rapat kerja kesehatan daerah kabupaten balangan tahun 2014 mengusung Tema “ Pemantapan Pembangunan Kesehatan Untuk Mewujudkan Masyarakat Balangan yang Sehat, Merata dan Mandiri ” dengan harapan dapat menggali aspirasi-aspirasi maupun masukan yang positif demi perbaikan upaya pembangunan kesehatan khususnya di Kabupaten Balangan.


Sambutan Kadis Balangan Pada Pembukaan Rakerkeskab 2014


Latar Belakang Pelaksanaan

Dalam upaya meningkatkan percepatan pencapaian target sasaran yang telah ditetapkan dan kesinambungan penyelenggaraan program pembangunan kesehatan maka diperlukan perencanaan pembangunan kesehatan yang sistematis, terarah, terpadu, menyeluruh dan melibatkan kerja sama serta komitmen dari seluruh stakeholder, masyarakat termasuk pihak swasta.

Tujuan Pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan ini adalah :

a. Koordinasi dan sinergisme antara kabupaten, propinsi dan pusat dalam rangka percepatan pelaksanaan pembangunan kesehatan tahun 2015 guna mewujudkan masyarakat Balangan yang sehat, merata dan mandiri.

b. Peningkatan komunikasi dan sinkronisasi kebijakan perencanaan pembangunan kesehatan dan program prioritas Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan Tahun 2015.

c. Identifikasi permasalahan kesehatan di daerah terkait pelaksanaan pembangunan kesehatan, terutama percepatan pencapaian MDGs bidang kesehatan, penerapan JKN dan peningkatan upaya kesehatan.

d. Merumuskan strategi peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan.

e. Merumuskan kesepakatan pelaksanaan upaya percepatan pencapaian MDGs bidang kesehatan dan penerapan JKN.

Mekanisme Penyelenggaraan

Penyelenggaraan Rappat Kerja Kesehatan Daerah Kabupaten Balangan dilaksanakan selama 2 (dua) hari, hari pertama 29 april 2014 bertempat di Aula Benteng Tundakan, hari kedua 30 April 2014 bertempat di Aula Dinas Kesehatan, dengan metode peenyampaian materi ddari narasumber, dialog, diskusi aktif termasuk pendalaman program kesehatan.

Adapun narasumber dan materi yang disampaikan pada hari pertama Rakerkeskab, yaitu :

a. Strategi Percepatan Pencapaian Target Milenium Development Goals (MDGs) 1, 4 dan 5; dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan

b. Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan; disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kab. Balangan

c. Membangun Sistem Penanggulangan Gawat darurat Terpadu) SPGDT-S di Kabupaten Balangan; disampaikan oleh Direktur RSUD Balangan

d. Pengendalian Intern Upaya Kesehatan dalam Prospektif Faktor Risikonya; disampaikan oleh Inspektorat Kab. Balangan

e. Progres Pencapaian Target MDG’s Kabupaten Balangan; disampaikan oleh Bappeda Kab. Balangan

f. Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas); disampaikan oleh KepalaPuskesmas Paringin Selatan

g. Peran BPJS Kesehatan untuk Mencapai Universal Coverage Tahun 2019; disampaikan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai

h. Pelaksanaan dan Evaluasi Program; disampaikan oleh masing-masing Bidang di Dinas Kesehatan Kab. Balangan

 

Penyampaian materi oleh narasumber


Peserta Rapat Kerja Kesehatan Daerah Kabupaten terdiri dari :

a. Setiap puskesmas berjumlah 5 (lima) orang terdiri dari Kepala Puskesmas, Kasubbag Tata Usaha, Bidan Koordinator, Dokter/Dokter Gigi dan Pengelola Perencanaan Puskesmas

b. SKPD Lintas Sektor terkait se Kabupaten Balangan

c. Camat se Kabupaten Balangan

d. Kabid, Kasi dan Staf Dinas Kesehatan Kab. Balangan


Sesi tany jawab peserta Rakerkeskab 2014


Pada kegiatan ini menghasilkan rumusan rekomendasi perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan kesehatan yang sedang berjalan maupun yang akan datang yang berasal dari tenaga kesehatan itu sendiri maupun lintas sektor terkait . Besar harapan pelaksanaan Rapat Kerja Kesehatan Daerah Kabupaten ini juga dapat mewujudkan Visi dan Misi Pembangunan Kesehatan Kabupaten Balangan. (anaSIK-red)

 

 

 

: tanpa label

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"