USILA BALANGAN

Admin Rabu, 23/01/2013 Internal 2847 hits

Senam Usila

 

 

Kesehatan keluarga sebagai salah satu unsur dasar kesejahteraan keluarga akan memperkuat ketahanan keluarga yang selanjutnya memperkokoh ketahanan nasional. Faktor lingkungan (Ekonomi, sosial, politik dan budaya) sangat mempengaruhi perkembangan suatu keluarga sehingga pembinaan keluarga harus diikuti juga dengan peningkatan kualitas lingkungan agar dapat terjadi interaksi yang positif.

Usia Lanjut merupakan salah satu komponen dan sasaran perhatian dalam upaya pembinaan kesehatan keluarga. Dalam kehidupan usia lanjut merupakan figur tersendiri dalam kaitannya dengan sosial budaya bangsa, sedangkan dalam kehidupan nasional usia lanjut merupakan sumber daya yang bernilai sesuai dengan pengetahuan, pengalaman hidup dan kearifan yang dimiliki yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatnya unsur kehidupan masyarakat.

Maka pada bulan juli 2006 dibentuk posyandu usia lanjut yang pertama di Desa Teluk Mesjid Kecamatan Batumandi dengan nama Posyandu Plamboyan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari lintas sektor terkait terutama dari PKK kabupaten Balangan, PKK Kecamatan Batumandi dan PKK Desa Teluk Mesjid. Kemudia pada tahun 2007 di Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan mengembangkan posyandu usia lanjut di tiap puskesmas dengan membentuk 1 posyandu usia lanjut.  Pada tahun 2010 di Kabupaten Balangan  jumlah posyandu usia lanjut berjumlah 20 buah posyandu, sedangkan pada tahun 2011 berjumlah 30 buah posyandu usia lanjut dan pada tahun 2012 terus berkembang menjadi 34 buah posyandu usia lanjut dan pada tahun 2013 dikembangkan lagi jadi 42 buah posyandu usia lanjut.

Sedangkan ditingkat Kabupaten Balangan pada bulan oktober 2010 dibentuk 1 kelompok pembinaan usia lanjut yang merupakan kerjasama antara Dinas Kesehatan, PKK dan CSR PT Adaro Indonesia di Paringin.

Tujuan pelaksanaan kegiatan :

a. Dapat hidup mandiri dan produktif selama mungkin

b. Dapat berperan aktif dalam pembangunan

c. Mempunyai kemampuan dan berperanserta dalam mengatasi masalah Kesehatan baik diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

Kesehatan merupakan salah satu hak asasi manusia sebagaimana telah dicantumkan dalam UUD 1945, dan telah disebutkan dengan jelas dalam UU No. 23 Tahun 1992 sebagaimana diperbarui dengan UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal  dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Kesehatan yang baik sepanjang hidup dapat membantu para usia lanjut untuk menjalani hidup secara produktif dan tetap menjadi sumber daya keluarga dan masyarakat. Para usia lanjut diharapkan dapat menerapkan gaya hidup sehat, terlibat dan berkontribusi pada kehidupan sosial masyarakat.

Program Usia lanjut di Kabupaten Balangan melaksanakan kegiatan kelompok Usia lanjut binaan Kabupaten yang kegiatannya bekerjasama antar Dinas Kesehatan, PKK, BPPPA dan KB serta Dinas Sosial, sedangkan kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten setiap hari jumat pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kabupaten :

a. Pelayanan Kesehatan

Informasi lengkap dan berkesinambungan tentang keadaan usia lanjut yang mempunyai resiko tinggi guna pencegahan penyakit, deteksi dini penyakit dengan cara penyuluhan kesehatan, pemeriksaan laboratorium sederhana, pengukuran tekanan darah dan pengobatan secara gratis. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari jum’at yang bertempat di Sekretariat PKK Kabupaten Balangan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan.

b. Olahraga

Untuk meningkatkan kebugaran para usia lanjut, selain anjuran untuk melakukan aktifitas fisik setiap hari, para usia lanjut diajak untuk melakukan senam kebugaran jesmani dengan arahan instruktur senam yang terlatih. Selain senam bersama untuk menjaga kebugaran juga dilaksanakan gerak jalan santai bersama-sama. Adapun kegiatan senam kebugaran dan jalan santai dilaksanakan bersama-sama dengan kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan setiap hari jum’at..

c. Siraman Rohani

Selain untuk menjaga kebugaran jesmani para usia lanjut juga diberikan kesegaran rohai dengan cara memberikan siraman rohani yang disampaikan oleh ustad H. Syarkawi. Adapun kegiatan siraman rohani ini dilaksanakan setiap hari jum’at setelah selesai senam kebugaran.


pemeriksaan usila

A. Perkembangan Kelompok Binaan

Sejak pertama dibentuknya kelompok pembinaan usila pada bulan oktober 2010 jumlah peserta pembinaan kelompok usila lanjut di Kabupaten Balangan berjumlah 35 orang dan pada akhir 2010 berjumlah 62 orang, pada akhir 2011 berjumlah 85 orang dan pada akhir tahun 2012 berjumlah 99 orang. Adapun para anggota berasal dari Kelurahan Batupiring, Kelurahan Paingin Kota, Kelurahan Paringin Selatan dan Kelurahan Paringin Timur.

Di Kabupaten Balangan dari 11 Puskesmas ada 30 buah Posyandu usia lanjut untuk tahun 2011 dan ada 34 Posyandu pada tahun 2012, sedangkan pada tahun 2013  direncanakan ada 42 posyandu. Untuk kegiatan ditingkat Puskesmas dilaksanakan 1 bulan sekali.

Jumlah Usia lanjut di wilayah 11 Puskesmas yang ada pada tahun 2012 sebanyak 17.910 orang ( Pra Usila dan Usila ) yang dilayani ada 10138 orang (56,6%).

B. Dasar Hukum pengembagan Program Pembinaan kesehatan Usia Lanjut

a. UU No.23, 1992 tentang kesehatan

b. UU No.13, 1998 tentang Kesejahteraan Usila

c. UU No.32, 2004 tentang Pemda

d. UU NO.33, 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara pemerintah Pusat dan Daerah

e. PP No.25 tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah dan Kewenangan Propinsi sebagai daerah Otonom

f. KepmenKes No.1277/Menkes/SK/XI/2001 tentng Organisasi dan Tata Kerja Depkes.

C. Dampak Program

a. Jangka Pendek

1) Meningkatnya mutu pelayanan kesehatan usila lanjut

2) Meningkatnya jenis dan jangkauan pelayanan kesehatan usila lanjut

3) Meningkatkan kesadaran para usila untuk membina sendiri kesehatannya

b. Jangka Panjang

1) Meningkatnya derajat Kesehatan masyarakat yang pada akhirnya dapat meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH)

2) Terjadi peningkatan Angka Harapan Hidup, Pada tahun 2005 Angka Harapan Hidup (AHH) 60,20 th dan pada tahun 2010 meningkat menjadi 61,73 th. Sedangkan Angka harapan Hidup Kalimantan Selatan tahun 2005 62,10 th dan pada tahun 2010 meningkat menjadi 63,81 th. Angka ideal nilai tertinggi 85 th

D. Pengelola dan Petunjuk Teknis

Pengelola program ini terdiri dari PKK, BPPPA dan KB, serta Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas yang ada di 8 Kecamatan di Kabupaten Balangan. Adapun Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program mengacu pada Buku Pedoman Pembinaan Kesehatan Usia Lanjut Bagi Petugas Kesehatan.

a. Tenaga

Yang mendukung terlaksananya kegiatan ini adalah seluruh puskesmas yang ada di kabupaten Balangan, para kader posyandu usia lanjut, tokoh masyarakat, tokoh agama dan sektor terkait.

b. Saranana

Tempat dilaksanakan kegiatan usia lanjut untuk tingkat puskesmas bertempat dibalai desa / rumah kader, sedangkan ditingkat kabupaten dilaksanakan di Sekretariat PKK Kabupaten Balangan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan. Adapun ditingkat kabupaten untuk transportasi ketempat dilaksanakannya kegiatan disediakan sarana antar jemput dengan roda empat yang difasalitasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan.

c. Dana

Dana pendukung kegiatan ini berasal dari APBD II.

E. Penghargaan yang Pernah Diraih

Penghargaan yang pernah diraih antara lain juara II lomba posyandu usia lanjut tingkat Propinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2008 yang diraih oleh Posyandu Plamboyan Kecamatan Batumandi Kabupaten Balangan.

F. PENUTUP

Usia senja bagi sebagian masyarakat dipandang sebagai saat beristirahat. Kalau kita bayangkan terasa sedih apabila menghentikan seluruh aktifitas keseharian, menanti waktu kosong sampai tutup usia. Dari sinilah atas perhatian dan dukungan ketua TP. PKK Kabupaten Balangan dan para sesepuh kita sehingga mulai bangkit untuk mengisi sisa waktu dengan memberikan nilai-nilai kepada generasi muda bahwa disaat muda rajin bekerja dan ketika tua tetap berkarya.

Banyak hal yag bisa kita dukung untuk mewujudkan karya para usia lanjut yang ada di Kabupaten Balangan seperti memberikan perangkat penunjang berupa pakaian olahraga, tipe weirless, alat ketrampilan sederhana serta peningkatan sumber daya manusia di bidang home industri seperti membuat makanan jajanan, kerajinan tangan, pemanfaatan pekarangan sehingga keinginan mereka untuk tetap bekerja terwujud.(red/Kesga)

: tanpa label

"Mewujudkan Masyarakat Balangan Sehat yang Merata dan Mandiri"