^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Ikuti Kiat Ini Tidak Akan Mati Karena Pneumonia
IKUTI KIAT INI, TIDAK AKAN MATI KARENA PNEUMONIA
Diposting pada: Selasa, 22/08/2017 | Hits : 89 | Kategori: Internal
 

Paringin - Jangan sepelekan Pneumonia atau infeksi pada paru yang menyerang anak-anak. Pneumonia saat ini masih menjadi bagian penyebab kematian utama pada bayi dan Balita di dunia. berdasarkan data dalam 4 tahun ini, bulan februari sampai dengan april terjadi peningkatan kasus pneumoni di Kabupaten Balangan.

dr. Indra Kurnia Sari Kemenkes RI Balangandr. Indra Kumala Sari, Kasie Pneumoni Subdit ISPA Kemenkes RI, usai memberikan materi dalam acara Pertemuan Pengelola Program ISPA Tingkat Kabupaten Balangan Tahun 2017 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, Senin (21/8/2017) menyampaikan pneumoni memang masih menjadi bagian dari penyebab kematian bagi bayi dan balita.

"Meski penyakit ini sangat membahayakan, namun asal mengikuti sejumlah langkah pencegahan, penyakit ini tidak akan sampai mematikan," ungkapnya.

Dituturkannya pencegahan bisa dimulai dengan dengan memberikan ASI kepada bayi, karena ASI akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga anak tidak mudah terinfeksi.

"Pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan, dilanjutkan sampai 2 tahun yang dibarengi dengan pemberian makanan pendamping ASI dapat mencegah anak gizi buruk yang merupakan faktor risiko pneumoni," urainya.

Ditambahkannya, pencegahan yang tak kalah penting adalah dengan memberikan Imunisasi lengkap kepada anak, menghindarkan anak dari polusi udara termasuk paparan asap rokok, kebersihan ruangan, dan pemberian Vitamin A sesuai jadwal yang diberikan di Posyandu.

"Imunisasi akan memberikan kekebalan kepada anak anda, sedangkan polusi udara bisa meningkatkan risiko infeksi pada sistem pernafasan anak," ujarnya.

Diakhir pertemuan disampaikannya, Imunisasi lengkap sangat membantu dalam mencegah penyakit peneumoni, hasil uji statistik menunjukkan balita yang tidak mendapatkan imunisasi campak berpeluang mengalami pneumoni 3.21 kali, sedang yang tidak mendapat imunisasi DPT berpeluang tertular pneumoni 2.34 kali.

"jika anak sudah mulai batuk, nafas cepat dan sesak nafas, bawalah kepuskesmas terdekat," pungkasnya.[Rie].


 

Posting Terkait Lainnya:

« Kembali