^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Waspada Bulan Februari April
WASPADA BULAN FEBRUARI APRIL
Diposting pada: Senin, 21/08/2017 | Hits : 154 | Kategori: Internal
 

Paringin- Waspadai bulan februari sampai April, penyebab kematian bayi atau balita mengancam di bulan-bulan itu.

Pertemuan Pengelolaan Program ISPA KAbupaten Balangan 2017Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Hj. Siti Raudah dalam acara Pertemuan Pengelola Program ISPA Tingkat Kabupaten Tahun 2017 di Aula Dinas Kesehatan, Senin (21/08/2017) menyampaikan bahwa dalam 4 tahun terakhir ini di Kabupaten Balangan pada bulan-bulan tersebutlah penularan penyakit ISPA/Pneumoni merebak kuat.
"Pneumonia saat ini masih menjadi bagian penyebab kematian utama pada bayi dan Balita di dunia. berdasarkan data yang kami kumpulkan dalam 4 tahun ini, pada bulan februari sampai dengan april terjadi peningkatan kasus pneumoni di Kabupaten Balangan," ungkapnya.

Ditambahkannya, penyakit pneumoni ini memang sangat mudah menular terutama melalui saluran pernapasan. Meningkatnya jumlah kasus pada bulan-bulan tersebut di Kabupaten Balangan kebanyakan selain karena sangat mudah menular, juga diperparah dengan adanya perubahan musim, dan adanya pembukaan lahan dengan cara membakar.

"Selama tahun 2016 kami menemukan dan menangani kasus pneumoni di Kabupaten Balangan sebanyak 563 atau 82,47% dari perkiraan kasus," ujarnya.

Kabid P2P ini juga menjelaskan bahwa pneumoni memang masuk dalam kelompok besar penyakit Infeksi Saluran Pernapasan atau ISPA yang selalu ada disepanjang tahun. Untuk pneumoni selain ditandai dengan demam, batuk, dan filek, khasnya ditandai dengan nafas yang cepat, tarikan dinding dada dan sesak nafas.

"intinya bila balita anda Batuk pilek sampai 2 minggu, lalu demam dan sesak nafas adalah kondisi yang tidak boleh dianggap remeh. Itu adalah gejala awal pneumonia. Apabila dibiarkan, akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian bagi bayi dan balita," ujarnya.

Sementara itu, Narasumber dalam acara tersebut dr. Indra Kumala Sarie. M.Kes, yang juga Kepala Seksi Pneumonia Subdit ISPA Kemenkes RI ikut menambahkan bahwa, penyakit ini sangat mudah menular pada balita yang Berat Badan Lahir Rendah, Asi tidak ekslusif, Imunisasi dasar yang tidak lengkap, kebutuhan gizi yang tidak cukup, dan melaksanakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

"Untuk mencegah penularan penyakit ini, pada saat-saat tertentu sebaiknya menggunakan masker saat keluar rumah, dan membudayakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat," ujarnya.

Dalam acara yang digelar tersebut, turut hadir seluruh dokter yang bertugas di Puskesmas, dan pengelola program Pneumoni Puskesmas se Kabupaten Balangan [Rie]

 

 

Posting Terkait Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali