^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Httpdinkes.balangankab.go.idpostread336haji Balangan 2017.html
CALON JEMAAH HAJI BALANGAN 2017 DISARING ROCKFORT
Diposting pada: Kamis, 20/04/2017 | Hits : 289 | Kategori: Internal
 

Paringin - untuk menjamin kelancaran pelaksanaan ibadah haji bagi 110 Calon Jemaah Haji Kabupaten Balangan Tahun 2017, Calon Haji di saring tingkat kebugarannya dengan metode Rockfort.

Kebugaran Haji Balangan 2016Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H.Rahmi, S.H.I yang ditemui di lapangan Tenis Wahana Olahraga Tepian Paringin tempat pelaksanaan kegiatan, hari kamis (20/4/2017) mengungkapkan; Rockfort merupakan metode penyaringan kebugaran yang dipilih untuk mengetahui tingkat kebugaran bagi calon jemaah haji kabupaten Balangan tahun ini.

"Diakhir penyaringan ini akan muncul diagnosa dan tingkat kebugaran jemaah haji, yang akan menjadi rujukan bagi dokter dalam memberikan terafi obat maupun olahraga, dan diet untuk mencapai tingkat kebugaran terbaik calon jemaah haji," urainya.

Ditambahkannya, kegiatan ini bukan sekedar untuk mengetahui tingkat kebugaran saja, namun ini semua merupakan dasar dalam melaksanakan pembinaan dan pelayanan kesehatan ibadah haji baik pada saat persiapan seperti sekarang ini, selama pelaksanaan ibadah haji sampai kembali nantinya ke tanah air.

Sementara itu Kabid Kesehatan Masyarakat, Ainun Faridah, SKM ikut menambahkan bahwa, kegiatan Test Rocfort ini dilaksanakan oleh Tim Kebugaran Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, bekerjasama dengan Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan selama 1 hari dan diikuti oleh semua calon jemaah haji kabupaten Balangan sejumlah 110 orang yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini.

"Tes Rockport merupakan salah satu metode yang biasa dipakai untuk menilai kesanggupan jantung paru saat beraktivitas fisik dengan mengestimasi kapasitas aerobic,yaitu dengan menggunakan test lari atau jalan sejauh 1,6 KM" ujarnya.


Dijelaskannya , dalam pelaksanaan test kebugaran dengan metode rockfort ini, jemaah haji setelah mendaftar, akan diminta mengisi formulir Biodata, selanjutnya dilakukan pengukuran tanda-tanda vital seperti nadi dan tekanan darah, selanjutnya pengukuran antropometri seperti Tinggi dan Berat badan, dan dilakukan pemeriksaan oleh tim dokter.


"Rockfort hanya boleh dilaksanakan setelah dinyatakan aman oleh dokter pemeriksa," pungkasnya.


Faizah ST, Salah satu anggota tim BKOM Provinsi Kalimantan Selatan ikut menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wajib bagi calon ibadah haji sesuai dengan amanah yang tercantum dalam UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji.


Dijelaskannya kebanyakan orang yang mau berangkat haji, akan melaksanakan latihan fisik,dengan harapan mendapatkan kebugaran dalam melaksanakan ibadah nantinya, namun kalau latihan fisik atau olah raga dilakukan tidak sesuai dosis, bukannya kebugaran yang didapatkan malah sebaliknya.


"Dengan adanya test kebugaran ini, selain diketahui tingkat kebugaran, kita juga akan menyusunkan program latihan fisik sehingga tercapai tujuan kebugaran bukan kelelahan," Pungkasnya.

Dari Pantauan Tim Publikasi, kegiatan test yang kebugaran dilaksanakan sejak pukul 06:30 Wita tersebut, dihadiri oleh semua calon jemaah haji dengan sangat antusias. [Rie]



 

Posting Terkait Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali