^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Puskesmas Tanah Habang Bayi Yang Baru Lahir Mulai Belajar Berlari
PUSKESMAS TANAH HABANG : BAYI YANG BARU LAHIR, MULAI BELAJAR BERLARI
Diposting pada: Rabu, 11/05/2016 | Hits : 1068 | Kategori: Kesehatan
 

Sultan Adam atau Tuan Kebawah Duli Yang Maha Mulia Paduka Seri Sultan Adam Al-Watsikh Billah salah satu Sultan Banjar yang berkuasa sejak tahun 1825 - 1857, setidaknya sejak itu pula kampung Tanah Habang yang sekarang ini menjadi wilayah  Puskesmas Tanah Habang, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan itu ada.


Puskesmas Tanah Habang yang beralamat di Jl. Raya Lampihong KM 20 Desa Tanah Habang Kec. Lampihong ini mulai beroperasi sejak 2 Maret 2015, dengan wilayah kerja sebanyak 7 Desa.

Namun sisi menariknya dari puskesmas ini adalah ia berada di jalan raya Balangan - Hulu sungai Utara, persis berada di daerah perbatasan, 10 KM ke Kota Kecamatan di Lampihong, dan 10 KM lagi untuk mencapai Kota Kabupaten sebelah, Amuntai.

Hj. Linda Herbayanti, AMK., Plt. Kepala UPT Puskesmas Tanah Habang menjelaskan bahwa sebelum menjadi Puskesmas Induk, Puskesmas Tanah Habang hanyalah sebuah Puskesmas Pembantu dari Puskesmas Lampihong.

"Sampai sekarang pun Bangunan Puskesmas yang kami gunakan merupakan bangunan bekas Puskesmas Pembantu yang digabungkan menjadi satu dengan rumah bekas petugas Pustu", tuturnya.

Ia juga menjelaskan bahwa dibandingkan dengan bangunan puskesmas lainnya di Kabupaten Balangan, bangunan Tanah Habang memang belum sebesar dan sebagus yang lainnya, namun mereka optimis bahwa dengan sudah adanya fasilitas kesehatan, akses masyarakat terhadap kesehatan akan semakin meningkat.

"Satu hal yang selalu saya tanamkan kepada rekan-rekan di Puskesmas, bahwa apa yang kita lakukan adalah demi kebaikan, dan pasti dicatat sebagai sebuah kebaikan, dan untuk berbuat baik tidak harus karena tempat yang baik,atau bagus, namun karena adanya niat yang baik, tulus, dan Ikhlas", katanya.

Apa yang dikatakan oleh Plt. kepala Puskesmas Tanah Habang memang benar adanya, dengan bangunan yang belum permanen, jelas tidak sekokoh puskesmas lain, namun didalam ruangan tersebut sangat kental terasa kekompakan, kebersamaan, dan kehangatan yang kokoh diatara sesamanya, bahkan untuk sebuah senyuman pun semua sangat mudah di dapatkan, dan yang pasti, semua terasa sangat ikhlas.

"Tidak ada kubu-kubu, semua membaur selayaknya keluarga, karena kenyataannya memanglah demikian, sekarang ini kami adalah sebuah keluarga besar, kalau tidak demikian, bagaimana kami bisa mengemban tugas dan melaksanakan kewajiban", tuturnya.

Diakhir wawancana, Ka Linda, demikian ia biasa dipanggil juga mengharapkan bahwa bangunan baru yang lebih baik dan layak sebagai sebuah puskesmas, secepatnya terealisasi, karena bagaimanapun juga ini sangat penting dan kalau boleh jujur urgent juga sifatnya.

"Semoga saja hal ini cepat terealisasi, dan ini jelas akan sangat membanggakan, kami pastikan semua akan lebih bersemangat lagi dalam melaksanakan tugas, dan selanjutnya pelayanan pun bisa terlaksana sesuai dengan standar ", janjinya.

Denny Yusminda, AMG., Nutrisionis Puskesmas Tanah Habang, juga menjelaskan bahwa dari segi sarana, prasarana, dan ketenagaan memang masih belum mencukupi, namun selama ini masih bisa diatasi dengan berbagai cara ataupun modifikasi.

"Profesi Dokter Gigi, Perawat Gigi, Apoteker ataupun Asisten Apoteker, masih belum ada, demikian pula Tenaga Perawat masih sangat kekurangan, sehingga untuk beberapa kasus, harus dirujuk ke Puskesmas Lampihong. Demikian pula dengan peralatan perkantoran seperti Komputer, dan meubelernya masih sangat kurang. Untuk program kesehatan, kami harus bisa melaksanakan meskipun meski harus rangkap-merangkap", jelasnya.

Namun pada akhirnya, dengan adanya keterbatasan, sepertinya tidak menjadikan semangat pengabdian kawan-kawan di Puskesmas Tanah Habang mengendur, namun sepertinya malah semakin menyemangati mereka untuk membuktikan diri, dan semakin berusaha mensejajarkan dengan puskesmas-puskesmas lainnya di Kabupaten Balangan.

"selayaknya bayi yang baru lahir, demikian pula kami disini, tak mungkin kiranya kami bisa langsung berlari, kami harus belajar merangkak, dan sesekali mencoba melangkah", tutur denny mengakhiri wawancara.

Iyadeh, kawan-kawan di Puskesmas Tanah Habang, terimakasih untuk semuanya, yang jelas ada pesan moral yang kami tangkap dari ini semua, bahwasanya yang terpenting itu adalah ikhlas, kemudian beradaftasi, dan berdamai dengan keadaan, namun tidak meninggalkan sebuah kewajiban, maka pasti akan berbuah indah semuanya.[Rie]

 

Posting Terkait Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali